Masalah Hati Part 1

Halo sudah lama aku mau nulis sesuatu disini. Writer’s block membuatku tidak ingin menulis sehingga inspirasi untuk menulis juga nggak ada. Selama terkena writer’s block, aku sedang memikirkan topik apa yang cocok untuk ditulis, itu juga yang membuat blogku terpinggirkan begitu aja. Sudah punya topik yang akan ditulis terus ngerasa kalau topiknya kurang greget, alhasil nggak jadi menulis haha. Pernah juga ngerasa topiknya bagus tapi kok kayaknya aku ragu bakalan bisa menulis dengan baik dan menarik (yeah thats writer’s problem). Selalu ngerasa kalau tulisan yang dibuat nggak pernah bagus. Sekarang sedang berusaha keras untuk menulis soalnya yang namanya writer’s block itu nggak boleh dibiarin terus menerus karena takutnya keinginan buat menulis semakin lama akan hilang. Nah, untuk memutuskan rantai writer’s block ini, akhirnya aku nyari topik dan menulis soal ini, masalah hati.

Ada apa dengan masalah hati? Apa aku sedang mengalami masalah satu ini? Nope. Hati selalu menjadi hal yang menarik untuk dibahas dan ditulis. Menilik aku yang sudah berumur (ups) dan kebanyakan orang yang seumuran denganku sering sekali menemui masalah ini haha. Yah walaupun masalah yang kita hadapi nggak melulu soal hati sih, masih banyak juga masalah lain seperti kerjaan, keluarga, finansial, dll.

Sebagai orang yang ada di pertengahan duapuluhan, masalah hati kayaknya masih menduduki deretan atas dari masalah-masalah yang dihadapi. Apa aja sih masalah menyangkut hati itu? Pertama, adalah proses mencari tambatan hati (haha). Ini masalah serius guys haha. Berapa banyak coba jones yang ada di dunia ini yang sibuk nyari jodoh yang tak kunjung datang, kamu salah satunya mungkin. Untuk masalah satu ini, mungkin cuma Tuhan yang tahu kapan akan bertemu dengan jodohmu (sigh).Beberapa beranggapan kalau harus jemput bola alias jodoh itu nggak datang dengan sendirinya tapi juga harus dicari. Kalau sudah dengar dengan kata-kata itu, kadang timbul dilema di hati para wanita, aku salah satunya. Sebagai wanita, pemikiran mengenai mengejar jodoh alias jadi yang lebih agresif ke pria rasanya kurang gimana gitu. Entahlah, apa menurut para pria hal itu bukan jadi masalah buat mereka, aku juga kurang tahu. Kalau kamu pria dan baca ini, aku berharap kamu bisa give a comment below tentang pendapat kamu soal wanita yang agresif ya.

Masalah kedua adalah crush. Have you ever had a crush with someone? Kayaknya ini juga kejadian yang biasa terjadi. Ketika kamu suka sama orang dan sayangnya nggak bisa untuk ngungkapin ke orangnya langsung. Aku nggak tahu alasan apa yang membuat orang-orang yang mengalami masalah hati ini tidak pernah menyampaikan apa yang mereka rasakan kepada orang yang ditaksir. Kurang percaya dirikah atau takut hubungan yang awalnya baik akan berubah jadi awkward ketika mengungkapkannya?

Beberapa mungkin ada yang takut untuk mendekati crush-nya karena orangnya terlalu cuek, dingin atau malah sebaliknya terlalu famous sehingga takut bersaing dengan yang lain. Ketika mengalami masalah ini, mengungkapkan adalah hal yang paling baik untuk dilakukan. Karena ketika sudah mengungkapkan, nggak akan ada lagi rasa penasaran yang selalu muncul. Jawaban yang kamu cari sudah didapatkan, whether or not you like the answer.

nb : picture from TED.com

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s